Salah satu hal yang selalu anda butuhkan untuk meredakan sakit atau nyeri yang anda derita tentu adalah obat. Ada beragam-ragam jenis obat yang tentunya bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda. Salah satu produsen obat yang bisa anda percaya adalah Metiska Farma. Semua obat kolesterol yang diproduksi di sana telah diawasi dengan ketat oleh para ahli dan tentunya dari bahan-bahan yang terjamin.

Tapi, perlu anda ketahui bahwa ada beberapa jenis obat yang justru bisa mengganggu pendengaran anda saat anda mengonsumsinya dengan durasi yang panjang dan dengan dosis yang tidak sesuai dengan ketentuan. Beberapa obat yang dimaksud adalah

1. Obat penghilang rasa sakit
Mungkin, obat jenis ini tidak jarang anda minum ketika diserang nyeri atau sakit di bagian tubuh.
Obat penghilang rasa sakit seperti seumpama aspirin, ibuprofen, naproxen, dan diklofenak akan menyebabkan gangguan pada alat pendengaran anda yang telah dikemukakan juga oleh para ahli.
Sebetulnya, semua obat itu aman untuk dikonsumsi ketika Anda sakit. Tetapi, penerapan yang sembarangan dan tidak sesuai undang-undang akan menimbulkan dampak buruk bagi pendengaran Anda.

2. Obat kemoterapi
Obat kemoterapi dirancang untuk membunuh sel-sel kanker yang sedang berkembang, dan ini termasuk sel typical. Karena hal hal yang demikian, pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu yang panjang akan mengalami gangguan pendengaran.
Biasanya, obat kemoterapi yang langsung menyebabkan hal ini terjadi ialah cisplatin, cyclophosphamide, bleomycin, dan carboplatin. Gangguan yang terjadi selama kemoterapi juga bersifat permanen dan tidak bisa dihilangkan. Tapi, tentunya setiap-setiap pasien akan berbeda-beda. Itulah sebabnya, mengapa anda perlu berkonsultasi terutamanya dahulu kepada dokter anda sebelum melakukan sistem kerja hal yang demikian.

3. Obat diuretik
Obat diuretik ini umumnya diberi pada orang yang memiliki keadaan sulit pada fungsi ginjal, hipertensi, dan penyakit jantung. Jenis obat diuretik yang punya akibat pada pendengaran yaitu furosemide (Lasix), bumetanide, dan ethacrynic acid.
Penggunaan obat jenis ini dalam jangka waktu yang lama akan mengganggu gendang alat pendengar sehingga akan menyebabkan gangguan pendengaran yang bisa dirasakan oleh beberapa pasien.